Menggambar PCB Menggunakan EAGLE
- Details
- Category: Tutorial Elektronika
- Created on Monday, 26 April 2010 15:25
- Written by Bayu Kuncoro Mukti
Banyak cara untuk menggambar PCB elektronika, mulai dari yang manual dan konvensional hingga menggunakan software yang di khusus-kan untuk menggambar PCB. Pada tutorial ini Saya akan menjelaskan bagaimana menggambar PCB menggunakan software EAGLE dari CADSoft. Sebelum Anda meneruskan untuk membaca tutorial ini ada baiknya Anda membaca terlebih dahulu tutorial bagaimana Membuat Skema Rangkaian Elektronika Menggunakan EAGLE karena tutorial tersebut merupakan dasar kita untuk mempelajari tutorial ini. Skema rangkaian elektronika yang akan di gambarkan PCB-nya adalah skema rangkaian preamp sederhana seperti berikut ini.

Diumpamakan anda telah membuat skema rangkaian seperti di atas berdasarkan pada tutorial yang sebelumnya telah saya rekomendasikan. Kemudian klik-kiri tombol ‘Board’ untuk merubah jendela skema ke jendela PCB.

Kemudian akan muncul pop-up ‘Warning’ yang menyatakan bahwa skema belum memiliki file ‘Board’ dan menanyakan apakah akan membuat PCB berdasarkan skema yang telah dibuat, klik-kiri ‘Yes’ pada jendela pop-up tersebut.

Setelah anda menjawab ‘Yes’, kemudian muncul jendela ‘Board’, pada jendela inilah anda akan memulai untuk menggambar PCB. Coba perhatikan pada pojok sebelah kiri bawah, terdapat kumpulan komponen elektronika yang kaki-kakinya saling terhubung. Komponen-komponen tersebut dimuat berdasarkan pada skema yang telah kita buat.

Sebelum kita menyusun komponen-komponen elektronika tersebut, ada baiknya kita merencanakan PCB ini nanti-nya akan dibuat dalam ‘single layer’, ‘double layer’, atau ‘multi layer’. Pada EAGLE versi gratis hanya menyediakan ‘single dan double layer’ saja dimana pada ‘single layer’ menggunakan PCB dengan satu lapisan tembaga (bawah saja) sedangkan pada ‘double layer’ menggunakan PCB dengan dua lapisan tembaga (atas-bawah). Karena pada tutorial ini akan dibuat rangkaian elektronika sederhana dan tidak memiliki banyak komponen, maka kita pilih ‘single layer’. Yang berarti bagian bawah PCB (yang terdapat tembaga) digunakan sebagai jalur rangkaian, dan bagian atas PCB digunakan sebagai tempat penempatan komponen.
Baiklah sekarang saatnya menyusun komponen dengan memasukkan-nya ke dalam kotak yang ada disamping kanan-nya. Kotak tersebut merupakan ‘Dimension’ atau kotak pembatas dari papan PCB yang akan digunakan. Gunakan perintah ‘Move’ untuk memindahkan setiap komponen. Sebelumnya tekan ‘F6’ pada keyboard untuk menampilkan grid agar mempermudah pekerjaan kita. Atur sedemikian sehingga tampak seperti gambar berikut.

Untuk memutar dan melakukan pencerminan, cara-nya sama seperti kita melakukan-nya pada saat kita membuat skema rangkaian, yaitu dengan menggunakan perintah ‘Rotate’ dan ‘Mirror’. Pada gambar di atas terlihat pada setiap kaki komponen terdapat garis-garis yang menghubungkan setiap kaki-kaki komponen berwarna hijau, garis-garis tersebut dinamakan sebagai ‘Ratsnest’. Untuk me-refresh ratsnest gunakan fitur ‘Ratsnest’ pada EAGLE yang terletak pada toolbar sebelah kiri.
Sekarang saatnya untuk membuat jalur pada PCB, gunakan fitur ‘Route’ untuk membuat jalur pada PCB. Klik-kiri ‘Route’ kemudian pilih layer (lapisan) yang akan digunakan. Karena PCB ini merupakan PCB single layer maka pilih ‘Bottom’ pada layer, layer inilah yang akan digunakan untuk menggambar jalur PCB. Menu untuk memilih layer terdapat pada toolbar bagian atas EAGLE.

Untuk memilih lebar jalur PCB yang akan digunakan pilih ‘Width’ pada toolbar bagian atas. Disini saya memilih lebar jalur PCB sebesar 0.05mil.

Untuk memilih jenis sudut (45°, 90°, atau melingkar) pada jalur PCB yang akan dibuat hanya klik-kanan pada saat kita membuat jalur, atau dengan menggunakan fitur ‘Wire bend’ pada toolbar yang muncul ketika kita memilih fungsi ‘Route’.

Setelah proses membuat jalur PCB telah selesai maka hasilnya kurang lebih akan terlihat seperti ini.

Pada gambar PCB di atas tidak terdapat terminal untuk sumber listrik, untuk menambahkan-nya kita harus ke jendela skema rangkaian untuk menambahkan-nya. Untuk berpindah ke jendela skema klik-kiri tombol ‘Schematic’ pada toolbar atas.
Lalu akan muncul jendela Schematic dimana terdapat rangkaian elektronika yang telah kita buat PCB-nya. Tambahkan ‘Wirepad’ dari library EAGLE atau kita dapat menduplikasi dari terminal ‘INPUT’ atau ‘OUTPUT’ dengan fitur ‘Copy”. Sambungkan salah satu terminal ke ‘Supply’ (12V) dan terminal yang lain ke ‘Ground’ (GND), kemudian ubah nama masing-masing terminal menjadi ‘12VDC’ untuk yang terhubung dengan ‘Supply’ dan ‘GND’ untuk yang terhubung dengan ‘Ground’.

Setelah itu kita beralih lagi jendela ‘Board’, disana sudah terdapat dua terminal yang kita tambahkan pada jendela skema.

Pindahkan kedua terminal pada posisi yang di-inginkan kemudian buat ‘Route’ pada masing-masing terminal. Langkah selanjutnya adalah menyesuaikan kotak ‘Dimension’ dengan fitur ‘Move’, kemudian merapikan posisi tulisan pada masing-masing komponen dengan fitur ‘Smash’.

Langkah terakhir dan wajib dilakukan adalah melakukan pemeriksaan terhadap PCB yang telah kita buat dengan menggunakan fitur ‘Erc’ dan ‘Drc’. Dari pemeriksaan menggunakan ‘Erc’ terdapat empat peringatan (warning) pada komponen 12VDC, GND, INPUT, dan OUTPUT karena tidak memiliki nilai komponen. Dikarenakan komponen-komponen tersebut merupakan terminal yang memang tidak memiliki nilai, maka kita dapat mengabaikan pesan peringatan ini.

Selesai sudah PCB yang kita gambar menggunakan EAGLE dan gambar PCB ini siap untuk dicetak.
Unduh versi terbaru software Eagle untuk Windows, Linux dan Mac.
Sumber Referensi
- EAGLE Tutorial, CadSoft Computer Inc.
- EAGLE Board Making Technique.
blog comments powered by Disqus

RSSFacebookTwitterGPlus